Home Olahraga Sejarah Stadion Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ), Tempat Kelahiran Persija

Sejarah Stadion Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ), Tempat Kelahiran Persija

72
0

SEJARAH Stadion Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ) menarik dikulik. Karena, stadion ini nyatanya ialah tempat kelahiran Persija.

Dilansir dari persija. id, klub berjuluk Macan Kemayoyan ini lahir pada 28 November 1928. Maksudnya pada tahun ini, klub kesayangan The Jackmania hendak berumur 95 tahun.

Kelahiran Persija Jakarta warnanya tidak dapat dilepaskan dari VIJ. Stadion Voetbalbond Indonesische Jacatra( VIJ) ialah stadion sepakbola yang didirikan oleh Mohammad Husni Thamrin pada 1928 dengan bayaran sebesar 2. 000 gulden.

Stadion ini mempunyai lapangan yang lumayan luas, ialah panjang 110 m dengan lebar 70 m. Sarana yang terdapat juga tidak sangat banyak, cuma terdapat ruang ubah serta tempat pemirsa berkapasitas 500 orang.

Pendirian stadion ini bertujuan supaya klub sepakbola pemuda pribumi tidak didiskriminasi lagi serta dapat bersaing dengan Nederlandsch Indische Voetbal Bond( NIVB). Alasannya, dikala itu NIVB yang terdiri dari orang- orang Belanda yang sangat anti terhadap orang pribumi.

Stadion ini seluruhnya digunakan oleh asosiasi sepakbola asli awal di Jakarta, ialah VIJ. Tidak cuma itu, VIJ pula jadi simbol perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajahan sebab tidak terdapatnya nama Batavia pada asosiasi tersebut.

Sepanjang digunakan oleh klub VIJ, stadion ini jadi saksi bisu atas diraihnya 4 gelar juara kompetisi perserikatan pada 1931, 1933, 1934, serta 1938. Bakat- bakat pemain pribumi juga mulai mencuat melalui stadion ini, sebut saja Roeljaman, Iskandar, A. Gani, Djaimin, Moestari, serta Soetarno.

Kemudian pada 1950, klub VIJ secara formal berubah nama jadi Persija. Tidak hanya berubah nama, klub ini pula berpindah basis yang sebelumnya di lapangan Petojo( stadion VIJ) jadi ke Stadion Menteng.

Kendati demikian, lapangan VIJ masih senantiasa difungsikan oleh warga dekat selaku fasilitas berolahraga. Setelah itu pada 1980, stadion ini dibentuk kembali serta sahamnya diserahkan kepada Pemerintah DKI Jakarta.

Demikian Sejarah Stadion Voetbalbond Indonesische Jacatra( VIJ), Tempat Kelahiran Persija.

Previous articleIni Wujud Monster Liverpool yang Dapat Bermain di 3 Posisi Sekaligus
Next articleAktor Bernama Darren Kent yang Berperan dalam Serial ‘Game of Thrones’ Telah Berpulang