Home Edukasi Ahli Keamanan Siber Mencurigai Serangan Terhadap Situs Kemhan Menggunakan Teknik Pencurian Malware

Ahli Keamanan Siber Mencurigai Serangan Terhadap Situs Kemhan Menggunakan Teknik Pencurian Malware

42
0

Sebuah insiden keamanan yang mengkhawatirkan telah terjadi di Kementerian Pertahanan (Kemhan), dimana ahli keamanan siber menduga adanya upaya peretasan menggunakan metode yang tidak lazim. Para peneliti keamanan siber meyakini bahwa serangan ini melibatkan penggunaan teknik pencurian malware yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Kemhan, sebagai salah satu entitas pemerintah yang sangat penting, selalu menjadi sasaran bagi peretas yang ingin mengakses informasi rahasia. Namun, kali ini, peretas tampaknya telah menggunakan pendekatan yang lebih canggih dan licin.

Teknik yang digunakan dalam serangan ini dikenal sebagai “Malware Stealer.” Malware Stealer adalah jenis perangkat lunak jahat yang dirancang khusus untuk mencuri data dari sistem yang terinfeksi. Biasanya, peretasan semacam ini dilakukan dengan cara mengirimkan malware ke target, yang kemudian mengirimkan data yang dicuri kembali kepada peretas.

Ahli keamanan siber dari berbagai lembaga sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi sumber serangan dan merancang langkah-langkah perlindungan yang efektif. Mereka menggarisbawahi pentingnya meningkatkan keamanan siber di semua lapisan pemerintahan dan sektor swasta untuk melindungi data sensitif dan infrastruktur kunci dari serangan serupa di masa depan.

Previous articleTesla Berambisi untuk Produksi 200 Ribu Unit Cybertruck per Tahun
Next articleSitus Kemhan Dibobol Oleh Penyusup Siber, Ahli: Data Vital Negara Kemungkinan Terancam Terungkap